Minggu, 12 November 2017

Cara Mudah Memulai Bisnis Properti



Apa yang ada dalam benak anda tentang bisnis properti? Modal besar? Urusan birokrasi yang rumit? Alur kerja yang njelimet? Pemasaran yang fantastis? Atau menjadi broker atau RCTI (Rombongan Calo Tanah Indonesia; hehehe, gak apa-apa yang penting halal)? Boleh-boleh saja dan sah-sah saja. Tapi tips berikut akan merubah pola pikir anda! Baca dengan teliti dan simak baik-baik

Think Big, Start Small, Act Now
Baca selengkapnya disini www.yukbisnisproperti.com Silahkan sebarkan sebanyak banyaknya

Entah siapa yang memopulerkan kata-kata tersebut di atas. Tapi bagi saya, susunan kata tersebut memberi energi positif yang sangat besar. Untuk memulai bisnis properti memang dibutuhkan pemikiran yang besar, namun kadang kita terjebak bahwa pemikiran besar kita membutuhkan usaha yang besar pula. Sungguh tidak!

Runtutan berikut ini akan memberikan gambaran kepada anda bahwa untuk berbisnis properti sangat bisa dimulai dari hal yang kecil.

Menjadi broker misalnya. Tapi keuntungan anda tidak seberapa. Bagaimana kalau saya berikan tips untuk menjadi developer / pengembangan perumahan dalam skala kecil.

Empat, lima, enam rumah, bahkan satu rumah pun bisa menjadikan dan menghantarkan anda menjadi developer kelas wahid. Ingat cukup satu rumah! Namun untuk mewujudkan impian besar anda, jangan hanya berhenti di satu rumah saja. Fokus dan kontinuitas sangat dibutuhkan di sini.

Dengan anda membidik perumahan kecil, anda tidak akan berhubungan dengan birokrasi perijinan yang rumit. Di beberapa daerah batasannya berbeda-beda. Biasanya di atas 4 kapling, anda sudah wajib menempuh perijinan mulai dari fatwa lahan sampai dengan ijin lokasi. Sedangkan maksimal 4 kapling, anda cukup mengajukan Ijin Mendirikan Bangunan atau IMB. Ini akan menekan jumlah modal yang musti anda keluarkan.

Modal Tidak Harus Besar

Modal! Ya! Modal tidak harus besar. Syukur-syukur anda sudah memiliki tanah kapling yang siap bangun. Entah itu milik orang tua anda, sahabat anda atau orang lain yang mau bekerjasama dengan anda. Anda tidak perlu membeli kapling siap bangun kan ?! Tinggal buka koran, cari iklan baris bertajuk TANAH DIJUAL, telepon dan sampaikan tujuan anda. Singkat cerita, anda sudah "memiliki kapling siap bangun.

Untuk membangun rumahnya dengan uang siapa? Gampang. Jangan kalah akal. Apabila tanah sudah dikuasai, anda tinggal pasarkan berikut desain rumahnya.

Tetapkan saja uang muka penjualan sebesar 30% dari harga jual. Itu sudah mencukupi modal anda untuk membangun rumah.

Logikanya dari mana? Begini, misal anggaran pembangunan rumah adalah 2 juta/m2. Misal anda menjual tipe 45 m2, sehingga total biaya bangunan adalah 90juta. Harga jual tipe 45 misalnya 250 juta. Artinya 30% dari 250 juta adalah 75 juta. Artinya 75juta adalah 83,33% dari 90juta. Are we going to play a hard cash? Oh no jelas tidak. Manfaatkan tenaga kontraktor sehingga kita bisa membayar kontraktor dengan progress. Kekurangan pembayaran bisa kita cadangkan dari pencairan KPR yang sebesar 175juta.

Think! Bagaimana jika kontraktor bersedia dibayar turn key, sampai dengan serah terima kunci, sang kontraktor baru menerima pembayaran? Artinya 75juta adalah MURNI UANG ANDA! Kontraktor dibayar dengan pencairan KPR yang bisa kita siasati dengan apa yang biasa disebut STANDING INSTRUCTION atau instruksi pencairan KPR dimana menyebutkan sejumlah dana untuk ditransfer ke rekening kita dan kontraktor.

Desain rumahnya dari mana? Itu mah gampang. Anda tinggal browsing di internet atau mengkoleksi brosur perumahan yang memang laku keras seperti halnya disini http://www. contohdesainproperti.com anda tinggal pilih dan tentukan yang sesuai dengan tanah anda. Jika anda memiliki kepiawaian menggunakan program desain, anda bisa kerjakan sendiri. Atau anda tinggal bayar konsultan. Selesai!

Perhitungan Sederhana

Ingat, kita adalah developer kecil-kecilan. Perhitungannya pun sederhana sekali. Misal tanah seluas 100 m2 dihargai 300ribu/m2. Sehingga harga tanah adalah 30 juta. Bangunan tipe 45 seperti hitungan di atas adalah 90 juta. Artinya modal anda adalah 120 juta. Survey harga rumah yang setipe dengan rumah anda. Misal harga tipe 45 di sekitar lokasi anda adalah sebesar 300 juta. Logika sederhana, jika anda menjual rumah anda dengan harga 250 juta laku tidak? Keuntungan anda kotor anda adalah 130 juta bukan?

Jika anda memodali seluruhnya yakni sebesar 120 juta artinya anda mempunyai keuntungan kotor 108,33%. Padahal konsumen memodali anda 75 juta (ingat uang muka), artinya anda hanya memodali 45juta yang artinya anda mempunyai keuntungan kotor 288% dari modal anda. Padahal tanah yang anda kuasai adalah tanah kerjasama dengan sahabat anda seharga 30juta (ingat harga tanah), artinya modal anda cukup 15juta, artinya keuntungan kotor anda 866,67%. Nabung dimana dengan 15 juta bisa menghasilkan 866,67%? Fantastis kan?

Padahal (lagi) kekurangan anda sebesar 15 juta untuk pembayaran kontraktor akan anda bebankan dalam pencairan KPR, artinya modal anda 0 rupiah!!! Ehmm yang ini sedikit tidak masuk akal. Walau bagaimanapun, anda pasti akan keluar modal, tapi semangatnya adalah MODAL TIDAK HARUS BESAR!

Selasa, 14 Maret 2017

Griya Arrafa, Perumahan Subsidi di Kota Cirebon

Perumahan Griya Arrafa merupakan perumahan subsidi di Kota Cirebon. Berlokasi di Jalan Ledeng RT.05 RW.10 Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.

Type rumah yang ditawarkan adalah type 36/66 sebanyak 26 unit dan type 45/97 sebanyak 1 unit.
Dengan konsep minimalis modern rumah yang dibangun memiliki tinggi plafon 4 meter sehingga rumah menjadi lebih lapang, tinggi dan nyaman untuk wilayah cirebon yang panas.

Unit yang tersisa saat ini tinggal 3 unit lagi.

Pesan sekarang sebelum kehabisan. Hub: Doni 082227004510


Type 45/97

Type 36/66


BEBERAPA PRODUK KPR TERBAIK



Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal, maka semakin banyak pula produk properti (terutama rumah) yang ditawarkan. Ada beberapa cara dalam pembelian rumah, salah satunya adalah dengan Kredit Pembelian Rumah (KPR). KPR merupakan sistem pembelian rumah dengan cara kredit atau pembayarannya dicicil dalam jangka waktu tertentu. Produk yang ditawarkan oleh bank/developer ini banyak diminati terutama bagi orang yang ingin segera memiliki rumah namun berpenghasilan rendah.

Jika Anda ingin membeli rumah melalui KPR, mungkin sebagian dari Anda bingung dalam memilih produk KPR yang begitu banyak. Beberapa produk KPR banyak yang menawarkan persyaratan mudah dan suku bunga rendah. Namun Anda pasti ingin mencari tahu mana produk KPR yang tepat untuk dipilih. Ada banyak bank yang menyediakan pinjaman KPR. Berikut kami berikan referensi beberapa produk KPR terbaik yang mungkin bisa menjadi pilihan Anda dalam memilih KPR:

- KPR Cimb Niaga X-Tra

KPR Cimb Niaga X-Tra merupakan produk terbaru dari CIMB Niaga yang memberikan solusi ekstra untuk kredit hunian. Dengan plafon kredit mencapai 50 milyar dan tenor kredit hingga 20 tahun, produk KPR ini bisa menjadi pilihan utama Anda dalam memilih KPR. Suku bunga yang digunakan adalah tetap (fixed) dengan besar suku bunga 1 tahun 8,88%, 2 tahun 9%, 3 tahun 9,25%, dan 5 tahun 10,25%. Bank CIMB Niaga juga bekerja sama dengan lebih dari 10 developer untuk wilayah Jakarta, Pekanbaru, Medan, Surabaya, Serpong. Lama pencairan dana hanya 14 hari, dengan biaya pinalti 1% dari sisa pokok pinjaman, biaya administrasi 0,1%, biaya provinsi 1% dari jumlah pinjaman yang disetujui, serta biaya keterlambatan pembayaran 0,2% dari cicilan tiap bulan.

- Permata KPR Keluarga

Kredit rumah dengan KPR Bank Permata akan memberikan Anda keuntungan yang berlipat ganda. Selain suku bunga tetap (fixed) selama pembayaran kredit berlangsung, Anda juga bisa mendapatkan plafon kredit sampai 5 milyar dan tenor kredit hingga 20 tahun. Keuntungan dari Permata KPR Keluarga adalah lama pencairan dana yang hanya 5 hari. Biaya administrasi Rp500.000, biaya provinsi 1% dari jumlah pinjaman yang disetujui, dan suku bunga 10,50%.

- BII KPR Bebas Bunga

Produk KPR ini merupakan produk yang memberikan fasilitas satu paket dengan rekening tabungan, dimana saldo rekening nasabah akan digabungkan dengan rekening keluarga sehingga cicilan dapat diperkecil. Keuntungan yang akan Anda dapatkan adalah 75% tabungan Anda akan diperhitungan sebagai pokok pinjaman saat suku bunga dihitung. Selain itu, plafon kredit sampai 5 milyar dan suku bunga tetap 5 tahun. Keuntungan lain adalah tenor kredit hingga 30 tahun, lama pencairan dana yang hanya 7 hari, dan Anda juga akan dibebaskan dari biaya administrasi. Akan tetapi, Anda tetap akan dikenakan biaya provinsi sebesar 1% dari jumlah pinjaman yang telah disetujui. Keunggulan dari BII KPR Bebas Bunga adalah rekening pinjaman dapat dihubungkan dengan maksimal 7 tabungan, sehingga beban bunga akan semakin kecil karena saldo yang semakin besar dan akan mempercepat pelunasan KPR.

- KPR BCA Fix & Cap

Dengan memanfaatkan KPR BCA, Anda bisa membeli rumah atau ruko dalam kondisi baru maupun bekas dengan cepat. Selain itu, Anda juga bisa membiayai renovasi rumah dengan produk ini. Produk KPR yang diberikan Bank BCA ini akan memberikan Anda kepastian suku bunga dalam jangka waktu 5 tahun. Pada periode pertama yaitu selama 2 tahun, BCA akan menerapkan suku bunga fix atau suku bunga tetap. Sedangkan untuk 3 tahun selanjutnya, diberlakukan suku bunga cap dimana suku bunga ini ditetapkan sebelum pinjaman dicairkan. Sehingga apabila suku bunga melesat tinggi, Anda tidak akan terkena suku bunga yang melebihi suku bunga cap. Dan setelah 5 tahun, suku bunga akan diganti menjadi floating. Dengan KPR BCA Fix & Cap, Anda bisa memperoleh plafon kredit hingga 5 milyar, dengan suku bunga tetap 3 tahun sebesar 9,25%, dan tenor kredit hingga 20 tahun. Adapun untuk biaya lainnya yaitu biaya pinalti 1% dari sisa pokok pinjaman, biaya provinsi 1% dari jumlah pinjaman yang disetujui, biaya administrasi Rp 500.000, dan biaya keterlambatan pembayaran cicilan 0,133% dari jumlah cicilan tiap bulan.

- KPR BTN Platinum

Dengan KPR BTN Platinum, Anda bisa membeli rumah dari developer maupun non developer, baru atau bekas, rumah belum jadi maupun take over kredit dari bank lain. Adapun plafon kredit hingga 350 juta dan tenor kredit hingga 25 tahun, suku bunga yang ditetapkan adalah fixed sebesar 11,50%. Bank BTN juga bekerja sama dengan 5 developer dan memiliki jangkauan yang luas di seluruh Indonesia. Lama pencairan dana hanya 7 hari. Biaya pinalti 1% dari sisa pokok pinjaman, biaya provinsi 1% dari jumlah pinjaman yang disetujui, dan biaya keterlambatan 1,5% dari cicilan bulanan. Fitur tambahan lain antara lain asuransi kebakaran, asuransi bencana alam, serta asuransi jiwa.

Itulah dia beberapa KPR terbaik. Semoga dapat membantu Anda dalam memilih produk KPR.

Sumber : http://yukbisnisproperti.org/2017/03/beberapa-produk-kpr-terbaik/


Sabtu, 07 Mei 2016

Investasi Rumah lewat KPR



Saat tepat membeli rumah idaman. Sentimen bunga yang terus menurun membuat program KPR menjadi menarik. Saat ini perbankan berlomba-lomba membuat program diskon bunga. Beberapa waktu lalu kita dihebohkan dengan program flat bunga 9,9% dari bank BCA selama 50 bulan, lalu Gelegar BNI dan program bunga flat 11% dari bank Niaga untuk setahun pertama. Walaupun tawaran bunga rendah sangat menarik, banyak hal yang harus diperhatikan dalam memilih bank pemberi KPR. Selain itu banyak istilah serta perjanjian njelimet yang membuat kita bingung. Jangan bingung karena anda telah menemukan jalan untuk mengetahui seluk beluk KPR lebih dekat. Simak dan segera dapatkan rumah impian anda….

Pembelian rumah memang belum tentu dikategorikan sebagai investasi, tapi paling tidak bisa menambah jumlah aset. Ingat tujuan investasi, yaitu mengumpulkan dan menambah aset. Walaupun tidak secara produktif memberikan hasil langsung kepada pemilik, naiknya harga tanah dan bangunan bisa membuat nilai aset bertambah. Apalagi jika sarana dan prasarana di sekitar perumahan bertambah lengkap, nilai rumah dan bangunan pasti akan cepat tinggi.

Membeli rumah sama susahnya dengan mencari jodoh. Kesulitan pertama yang kita temui adalah mencari rumah yang sesuai dengan keinginan dan terjangkau kemampuan. Namun sering kali kita harus memilih. Rumah idaman dengan harganya yang mahal atau rumah sederhana sesuai kemampuan finansial. Pilihan yang tak mudah walaupun tetap ada solusinya, yaitu dengan menggunakan program KPR. Dengan trend penurunan tingkat suku bunga seperti saat ini, program KPR menjadi sangat menarik.

Kredit Pemilikan Rumah adalah program pinjaman kredit bank untuk nasabah yang ingin memiliki rumah. Biasanya jangka waktunya panjang, bisa 10 tahun bahkan 20 tahun. Nah, dengan program inilah rumah idaman akan menjadi milik kita. Lalu bagaimana caranya ?

Setelah rumah idaman ditemukan, kita harus menghubungi pihak bank yang menyediakan program KPR. Lazimnya, pihak pembangun / developer memiliki kerja sama dengan beberapa bank, jadi kita bisa langsung mengajukan permohonan pinjaman KPR ke bank - bank tersebut atau memilih sendiri bank yang kita inginkan. Lalu bagaimana memilih KPR yang tepat ? Apakah bunga rendah cukup membuktikan bank sebagai pemberi KPR yang bagus ? Jangan terburu-buru.

Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih bank pemberi KPR. Pertama, jangan mudah tergiur dengan penawaran bunga rendah, sebab biasanya bank memang selalu memberikan penawaran menarik untuk kemudian mengikat dengan cara lain yang membebani. Perhatikan tingkat bunga yang ditawarkan pada awal akad kredit. Banyak bank-bank yang memberikan bunga menarik tetapi hanya berupa fix rate untuk 1 tahun atau 6 bulan pertama saja, selebihnya mengikuti naik turunnya BI rate. Untuk itu pilih bank yang menawarkan bunga paling rendah dan jangka waktu fix rate paling panjang. Selanjutnya perhatikan jangka waktu evaluasi bunga, ada yang setiap 6 bulan dan 1 tahun. Bila anda konservatif dan menghindari ketidakpastian lebih baik pilih yang jangka waktu evaluasinya panjang, tapi jika anda cukup optimis dengan kondisi ekonomi negara maka pilih yang jangka waktu evaluasinya 6 bulanan. Jangan lupa perhatikan pula bunga berjalan yang saat ini berlaku di bank tersebut, bandingkan dengan bank lain apakah lebih rendah atau lebih tinggi. Walaupun belum tentu bank tersebut akan mengenakan bunga yang sama, tetapi besar kemungkinan setelah fix rate periode pertama konsumen akan dikenai bunga tersebut.

Hal kedua yang harus diperhatikan adalah fleksibilitas bank dalam menerima pembayaran angsuran. Siapa sih yang mau berhutang lama-lama ? Tentu kita semua tak ingin penghasilan tiap bulan habis hanya untuk membayar bunga sampai puluhan tahun. Namun untuk melunasi hutang KPR juga memerlukan dana yang tak sedikit. Jangan bingung karena kini ada jalan keluarnya. Biasanya ada bank – bank tertentu yang memberikan fasilitas pembayaran sebagian atas pokok pinjaman, sehingga jumlah hutang di bank bisa kita kurangi sedikit demi sedikit. Hanya memang ada persyaratan dan masing-masing bank memiliki kekhasan sendiri-sendiri. Persyaratan tersebut berupa minimal waktu angsuran yang telah dilakukan, jumlah minimal pembayaran serta pembebanan biaya administrasi ataupun pinalti. Pilih yang kira-kira paling ringan dan sesuai dengan kemampuan kita.

Hal ketiga adalah cara pelunasan. Jika suatu saat kita memiliki dana yang cukup untuk melunasi hutang tentu kita ingin membayarnya. Nah coba perhatikan Surat Penawaran Pemberian Kredit ( SPPK ) bank yang diberikan pada kita sebagai hasil dari proses analisa kredit atas pengajuan pinjaman KPR yang diajukan. Dalam surat tersebut dicantumkan pula mengenai pembayaran dipercepat, persyaratan dan tata cara pembayarannya.

Ketiga hal diatas bisa menjadi acuan dalam memilih bank pemberi KPR. Tentunya tak ada yang ideal, tapi pilih yang paling mendekati keinginan dan paling sesuai dengan kemampuan kita.
Lalu bagaimana dengan biaya proses KPR ? Pada umunya bank dan developer akan memberikan rincian biaya proses KPR dalam SPPK. Biaya yang harus disediakan adalah biaya notaris, administrasi, provisi, asuransi jiwa, asuransi kebakaran / kerugian dan biaya pengikatan ( APHT ). Sedangkan biaya Akta Jual Beli ( AJB ) dan Bea Perolehan Atas Tanah dan Bangunan ( BPHTB ) bisa ditanyakan pada pengembang. Total dari biaya tersebut biasanya sekitar 8% – 11% dari harga rumah.

Setelah mendapatkan bank pemberi KPR, kita juga harus tahu beberapa hal yang nantinya akan mengikat kita. Diantaranya adalah sistem perhitungan bunga. Misalnya untuk pinjaman pokok dikenakan 13% p.a efektif. Maka atas pemberian fasilitas kredit perumahan yang diterima, dikenai bunga 13% efektif pertahun, ingat efektif bukan flat. Bunga efektif ini digunakan untuk menghitung angsuran bunga yang harus anda bayar setiap bulannya. Sesuai namanya, maka bunga efektif ini benar-benar efektif bagi bank untuk membebani nasabah dengan bunga. Dengan metode piramida terbalik maka angsuran bunga pada awal tahun akan lebih besar dari angsuran pokok, meskipun total angsuran tiap bulan flat. Tak heran bila anda menanyakan kepada bank jumlah saldo pokok di tahun ke-3 maka jumlah hutang pokok hanya berkurang sedikit sebab memang sebagian besar angsuran digunakan untuk mengangsur bunga.

Tingkat bunga KPR akan berubah menyesuaikan tingkat BI rate. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, perubahahan atas suku bunga mengikuti kebijakan bank yang dipilih. Jadi angsuran bulanan akan flat fix selama 1 tahun atau 6 bulan saja, periode berikutnya pasti akan berubah. Perubahan tersebut biasanya tidak diberitahukan terlebih dulu dan pendebetan atas rekening nasabah untuk pembayaran angsuran berjalan otomatis.

Tulisan bermutu ini ditulis oleh Yudi ali , selaku Peneliti finedu Indonesia, lanjutan pembahasan ini ada di webnya dialamat http://www.fineduindonesia.org